Pacaran Islami atau Taarufan? “Mau gak jadi pacar aku? Aku ada niat serius kok, tenang aja”. Jangan sampai terhasut dengan omongan seperti itu. Coba dipikirin berapa banyak orang yang tau kalau pacaran itu gak boleh dalam Islam, tapi masih aja dijalanin. Alasannya pun beragam, ada yang sudah cocok banget, sudah bareng bertahun-tahun, dan masih banyak lagi. Orang yang serius itu gak bakalan mengajak untuk pacaran, tapi menikah. Kalau alasannya mau saling mengenal dulu ya jalannya salah, kan ada Ta’aruf yang syarat dan tata caranya pun sudah sangat jelas. Ingat, pacaran sebelum nikah itu gak ada jaminan bakalan bahagia setelah menikah. Sadar gak sadar selama pacaran mungkin diperlihatkan semua yang baiknya, buruknya disembunyiin. Alasannya gak lain agar selalu jadi yang terbaik. Okay, jika masih mau bertahan untuk pacaran dengan alasan mau menikah dua atau tiga tahun ke depan (waktunya bisa dipakai nyicil barang gak sih, hehe). Coba dipikirin, siapa sih yang bisa pegang janji seseo...
Menjemput Jodoh Memasuki umur 20an ke atas sebagai tanda bahwa kamu sudah memasuki fase dewasa. Di umur 20an biasanya sudah menyelesaikan studi S1 ataupun sudah bekerja bahkan bisa mandiri lah pokoknya. Bisa jadi juga ada yang sudah menikah atau bahkan punya anak, itulah fase setiap orang yang berbeda-beda. Tidak ada yang terlalu cepat atau terlalu lambat, semua akan tepat pada waktunya. Sebagai seorang wanita, menanti datangnya jodoh juga merupakan suatu hal yang akan datang tepat pada waktunya. Menantinya bukan berarti bahwa seorang wanita hanya berdiam diri tanpa ada persiapan sama sekali ya. Ingat lelaki yang baik juga untuk wanita yang baik, ini juga sudah dijelaskan dalam Q.S. An-Nur:26: Perihal baik bukan berarti harus sempurna karena memang pada dasarnya tidak ada yang sempurna, adanya hanya saling menyempurnakan. Sering banget aku denger: “Perempuan mah santai aja, tinggal nunggu jodoh. Dan ...